top of page

Ramadhan, Dentuman Kemenangan!

(oleh: Muhammad Radian Nur Alamsyah*)

                                         
        Tiada yang pantas kita ucapkan dibulan Ramadhan ini kecuali untaian rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan pada kita untuk bertemu kembali dengan bulan yang didalamnya penuh kemuliaan dan keunggulan ini.

        Ramadhan, dalam lembaran sejarahnya telah banyak mengisahkan  peristiwa  besar dalam kehidupan manusia dari zaman ke zaman. Lembaran-lembaranya hingga saat ini masih menjadi sumber inspirasi dalam peradaban manusia.

        Kita bisa melihat beberapa peristiwa besar yang terjadi pada bulan Ramadhan diantaranya adalah turunya Al-Quranul Karim, sebagai petunjuk terakhir umat manusia sebagaimana firmaNya, “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan AL-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu...” (QS.2:185), terjadinya pembebasan kota mekkah (fathul makkah) dari kaum musyrik, kemenangan kaum muslimin pada perang Badar dalam menghadapi pasukan jahiliyah yang berlipat-lipat jumlahnya, Pembebasan Andalusia (Spanyol) oleh Thariq bin Ziyad, penghancuran benteng Berlif (Pertahanan tentara Israel di terusan Suez) oleh kaum muslimin di Mesir yang juga terjadi pada bulan Ramadhan(6 Oktober 1973), dan masih banyak yang lain. Catatan-catatan sejarah tersebut telah memberikan indikasi kepada kita bahwa setiap datangnya bulan Ramadhan, maka pada saat itulah dentuman kemenangan bagi kaum muslimin akan terjadi atas kehendak Allah SWT. Allahu Akhbar! 

        Oleh karena itu, inilah momentum yang harus kita lalui dengan serius sebagai seorang muslim. Bukanlah tanpa syarat Allah memberikan kemenangan kepada kita, karena kemenangan sudah menjadi takdirnya dimiliki oleh orang memiliki niat yang teguh dan bersungguh-sungguh dalam menjalankanya. Dan bagi yang bermalas-malas, kemenangan barang kali hanyalah sebatas imajinasi belaka. Namun, kasih sayang Allah SWT dibulan Ramadhan sangatlah besar bagi para hambaNya.

        Manusia memang bertabiat suka berkeluh kesah sehingga Allah SWT memberikan banyak keringanan dan kemudahan pada saat datangnya bulan Ramadhan. Pada bulan ini setiap amalan sunnah Allah jadikan pahalanya seperti amalan wajib dan amalan wajib Allah lipat gandakan hingga 70 kali lipat. Adapun pada bulan Ramadhan mengutip sebuah hadits , “ jika Ramadhan tiba dibukalah pintu surga dan ditutuplah pintu neraka serta setan-setan dibelenggu (HR Bukhari), sehingga kita bisa fokus untuk menjalankan ibadah didalamnya.

Bahkan dihadapan Allah SWT bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari pada minyak misk sekalipun, sehingga tidak terlewatkan hari-harinya, melainkan semuanya menjadi penuh dengan kebaikan. Hingga pada salah satu harinya di bulan Ramadhan terdapat malam yang sungguh istimewa (Lailatul Qadar), jika kita melakukan amalan didalamnya, maka itu akan lebih baik daripada menjalankan amalan selama 1000 bulan tanpa Ramadhan. Subhanallah!

         Barang kali inilah Ramadhan terakhir yang terjadi dalam hidup kita. Pertemuan berikutnya tidak ada satupun yang dapat menjamin tentang keberadaan kita disana. Maka, mari kita gunakan setiap malam dan siangnya dengan memperbanyak amalan-amalan kebaikan. OSPEK FMIPA UNY tahun 2013 ini adalah permulaan yang tepat untuk mengawali perjalanan satu bulan Ramadhan kedepan.

      Banyaknya aktivitas dan tugas, tidaklah menyurutkan langkah kita untuk meraup pahala sebanyak-banyaknya. Kita bulatkan tekad bahwa Ramadhan tahun ini harus lebih prestatif daripada tahun sebelumnya. Dan kita hiasi momentum OSPEK ini dengan pernak-pernik syiar Ramadhan. Semua maba, pemandu, dan panitianya saling mendukung untuk menciptakan suasana yang penuh dengan keikhlasan dan kekhusyukan sehingga Rahamat Allah SWT dapat terlimpahkan kepada kita semua, hingga pada akhirnya dentuman kemenangan itu terdengar kembali,  menggoreskan sejarah  baru dalam hidup ini.

 

*Penulis adalah ketua UKMF HASKA JMF FMIPA periode 2011

Mahasiswa Pend.Biologi

bottom of page